Dalam mempelajari ilmu komputer dan matematika. Anda tentu tidak asing dengan kata algoritma yang sudah sangat familiar dalam ilmu tersebut. Algoritma sudah menjadi ilmu dasar yang harus diketahui bahkan wajib jika Anda mengambil konsentrasi ilmu komputer dan matematika.  Bagi orang yang tidak mengambil ilmu komputerpun sebenarnya sudah sering mendengar kata algoritma itu sendiri.

A. Pengertian Algoritma

Namun algoritma memiliki pengertiannya secara harfiah tertentu dalam ilmu komputer dan matematika. Algoritma adalah langkah, runtunan, ataupun urutan logis yang digunakan untuk menghitung atau menyelesaikan sebuah issue atau masalah yang dituliskan atau di paparkan secara sistematis. Algoritma tidak jauh dari permainan angka dan kode seperti pada ilmu matematika dan komputer.

B. Ciri Paling Dasar Dari Algoritma

Agar mudah mengetahui dengan mudah seperti apa sebenarnya algoritma dalam sebuah ilmu komputer ataupun matematika, terlebih dahulu mengetahui ciri-ciri dari algoritam itu. Ciri-ciri akan memudahkan Anda dalam mengidentifikasi atau mengenali suatu objek, termasuk mengenali apakah objek tersebut adalah algoritma atau tidak. Berikut ciri paling mendasar dari algoritma yang mudah diketahui :

  • Harus ada jeda pada alogaritma setelah menyelesaikan beberapa langkah masalah. Artinya algoritma harus berhenti pada beberapa isu atau masalah tertentu.
  • Setiap langkah ataupun urutannya harus di definisikan ataupun dipaparkan dengan tepat.
  • Memiliki nilai 0 (nol) ataupun nilai lebih masukkan.
  • Memiliki nilai 0 (nol) ataupun nilai lebih keluaran.
  • Algoritma harus efektif dan dapat diterima dengan mudah oleh logika yang paling sederhana sehingga ketika mengerjakan suatu masalah atau isu, maka lebih mudah dan lebih cepat.

C. Bentuk Dasar Algoritma

  1. Algoritma sekuensial (Consequence Algorithm), merupakan algoritma yang langkah atau urutannya dari awal hingga akhir harus dijalankan sesuai dengan urutannya.
  2. Algoritma perulangan (Looping Algorithm), adalah algoritma yang beberapa langkah tertentu dapat diulang-ulang atau looping.
  3. Algoritma percabangan atau bersyarat (Conditional Algorithm), adalah, algoritma yang apabila akan menjalankan langkah selanjutnya, maka ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

D. Contoh Alogitma

Di dalam bahasa pemrograman komputer sendiri, algoritma membantu dalam mengembangkan logika dalam berpikir guna menyelesaikan masalah pemrograman. Misalnya saja, kita dengan mudah menyelesaikan soal matematika menggunakan rumus tertulis, namun jika kita menggunakan logika maka kita akan kesulitan dalam memahami darimana  hasil akhir bisa didapat dan kenapa bisa ?.

1. Contoh algoritma dalam ilmu matematika :

Menghitung persamaan dari nilai y = 2x + 5 maka didapatkan algoritma sebagai berikut :

  • Mulai mengerjakan
  • Menentukan nilai x terlebih dahulu
  • Kemudian jumlahkan nilai y = 2x + 5
  • Lalu temukan nilai x dan y
  • Selesai

2. Contoh algoritma dalam ilmu memasak

Untuk lebih mudah membangun logika atau mendapatkan pengertian yang lebih sederhana dari sebuah agoritma, sebaiknya menggunakan contoh yang lebih sederhana seperti kegiatan sehari-hari. Tidak hanya ilmu komputer saja yang dapat dijelaskan menggunakan algoritma namun kegitana sederhana juga bisa seperti misalnya  memasak sesuatu di dapur.

Alogaritma menggoreng telur adalah  sebagai berikut :

  • Siapkan telur 1 butir, gram, daun bawang, minyak goreng, wajan, piring, spatula, mangkuk, sendok,
  • Masukkan minyak goreng ke dalam wajan kemudian panaskan.
  • Tunggu sampai minyak mendidih atau panas.
  • Campurkan telur, garam dan daun bawang dalam mangkuk lalu aduk menggunakan sendok.
  • Tuang ke dalam wajan yang sudah panas.
  • Diamkan sampai sisi bawah matang lalu balik telur menggunakan spatula.
  • Jika sudah matang ke dua sisi, maka angkat telur dan sajikan di atas piring.