Dalam suatu rangkaian ekosistem agar terjadi harmonisasi diperlukan adanya rantai makanan. Salah satunya rantai makanan hewan yang dapat mengubah zat organik menjadi zat anorganik. Rantai makanan hewan pada proses akhirnya akan menutrisi tanah dari flora maupun fauna yang telah mati. Setelah terserap tanah, nutrisi tersebut akan membantu tumbuhan untuk proses fotosintesis dan pertumbuhannya. Supaya lebih jelasnya, simak rantai makanan hewan berikut ini.

A. Apa Itu Rantai Makanan Hewan?

Secara harfiah rantai makanan dimaknai sebagai rangkaian proses makan dan makhluk hidup. Dalam rantai makanan terdapat urutan tertentu hingga terbentuk aktifitas makhluk hidup demi melangsungkan hidup masing-masing.

Selanjutnya proses alamiah akan terus berlanjut yang melibatkan berbagai makhluk hidup. Dimana tiap makhluk hidup menjalankan perannya masing-masing. Rantai makanan hewan juga tidak terpisahkan pada suatu ekosistem. Sebab, ekosistem tidak dapat berdiri sendiri tanpa kumpulan dari spesies fauna.

Rantai makanan hewan juga memiliki istilah konsumen dan produsen. Produsen merupakan makhluk yang dapat membuat makanan sendiri. Tanpa produsen siklus rantai makanan tidak akan berjalan sebagaimana idealnya. Tentunya tumbuhan dan fitoplankton memegang peranan paling penting pada keseimbangan ekosistem.

Sedangkan, konsumen berperan sebagai unsur yang menerima makanan dari produsen. Konsumen biasanya berasal dari kelompok hewan karena tidak dapat mengolah makanan sendiri. Menyoal konsumen apabila dipandang dari rantai makanan dikelompokkan menjadi beberapa kelas. Adapun pembagian konsumen terbagi menjadi berikut ini:

  • Konsumen I merupakan kelompok hewan herbivora yang hanya mengonsumsi tumbuh-tumbuhan.
  • Konsumen II merupakan kelompok hewan karnivora yang mengonsumsi daging-dagingan.
  • Konsumen III merupakan kelompok hewan omnivora alias pemakan segala.

Selain produsen-konsumen, ada unsur lain yang paling penting yakni pengurai atau dekomposer. Contoh dekomposer adalah jamur dan bakteri.

B. Macam Jenis Rantai Makanan

1. Rantai Makanan Perumput

Rantai makanan perumput nama lainnya grazing food chain. Pada rantai tanaman ini diisi oleh produsen tingkat trofik pertama. Urutan rantai makanan ini rumput – belalang – kadal – burung elang. Dari sini terbukti produsen yang menduduki tempat pertama adalah rumput.

Sementara, konsumen I diduduki belalang dan Kemudian konsumen II diisi oleh kadal. Contoh lain dari rantai makanan perumput yakni rumput – belalang – katak – ular – elang – jamur. Pada urutan contoh kedua ini, posisi produsen tetap diduduki oleh rumput.

2. Rantai Makanan Parasit

Sejak mempelajari biologi, parasit menjadi istilah khusus pada organisme hidup yang keberadaannya merugikan organisme lain. Adanya parasit biasanya merugikan inangnya. Berikut ini rantai makanan hewan yang melibatkan parasi yakni kerbau – kutu – burung jalak – elang.

Dari contoh ini, posisi produsen yakni kerbau dan dirugikan oleh parasit yakni kutu yang menghisap darahnya. Akibat yang diderita kerbau akan merasakan gatal-gatal pada bagian yang digigit. Namun, selanjutnya kutu akan dimakan oleh burung jalak.

3. Rantai Makanan Detritus

Rantai makanan detritus terdapat detrivor yang menjadi organisme produsen. Detrivor tergolong organisme heterotrof ini memperoleh energi dari memakan sisa makhluk hidup. Jadi, detritus merupakan fragmen dari organisme yang sudah mati dan sisa-sisa dari jasadnya.

Umumnya, sisa ini berupa kotoran organisme, daun dan ranting gugur. Sedangkan, organisme detrivor berupa cacing dan rayap. Adapun rantai makanan hewan dari detrius yakni daun – kutu kayu – burung.

4. Rantai Makanan Saprofit

Rantai makanan saprofit beda dari yang lainnya karenaa diawali dengan penguraian jasad mati. Penguraian hanya bisa dilakukan oleh jamur dan bakteri. Contoh rantai makanan dari saprofit yaitu kayu lapuk – jamur – ayam – rubah.

C. Tahapan Rantai Makanan

1. Produsen

Produsen merupakan makhluk hidup yang menghasilkan makanan dari diri sendiri untuk mempertahankan pertumbuhannya. Dalam rantai makanan, biasanya tumbuhan yang menghasilkan makanan sendiri dari proses fotosintesis. Contohnya klorofil dan bakteri rumput laut sebagai produsen ekosistem.

2. Konsumen

Konsumen merupakan ciri makhluk hidup yang bergantung pada makhluk hidup lain atau produsen. Konsumen biasanya ditempati oleh kelompok fauna. Contoh konsumen yakni herbivora yaitu kerbau, sapi, kelinci, dan lainnya.

3. Dekomposer

Dekomposer merjadi organisme yang bekerja mengurai tubuh makhluk hidup. Oleh dekomposer memperlancar siklus rantai makanan dari tumbuhan hingga yang dilakukan oleh hewan.

D. Contoh Rantai Makanan Hewan

Beberapa contoh nyata rantai makanan hewan yang tidak pernah terputus dari bagian ekosistem, yakni:

  1. Tikus, menjadi konsumen utama yang dinamakan sebagai herbivora karena memakan padi yang dianggap sebagai produsen.
  2. Ular, menjadi konsumen sekunder karena ular memakan hewan karnivora yakni tikus untuk dijadikan sumber energi.
  3. Elang, menjadi konsumen paling atas karena mengonsumsi ular yang diburu dari sawah guna bertahan hidup.

Seperti itulah gambaran dari rantai makanan hewan berikut dengan contoh. Semoga uraian diatas akan memperkaya wawasan ilmu pengetahuan.