Strontium | Stronsium (Sr) : Pengertian, Sifat dan Fungsi Kegunaan

Penjelasan Stronsium | Strontium (Sr) : Unusr, Reaksi Kimia dan Isotop

Penjelasan Stronsium | Strontium (Sr) : Unusr, Reaksi Kimia dan Isotop

Sejarah Stronsium

(Strontian, kota di Skotland). Elemen ini berhasil diisolasi leh Davey dengan cara elektrolisis di tahun 1808, tetapi Adair Crawford di tahun 1790 menemukan mineral baru (strontianite) yang berbeda dengan mineral-mineral barium lainnya.

Keterangan Unsur Stronsium

  • Simbol: Sr
  • Radius Atom: 2.15 Å
  • Volume Atom: 33.7 cm3/mol
  • Massa Atom: 87.62
  • Titik Didih: 1655 K
  • Radius Kovalensi: 1.91 Å
  • Struktur Kristal: fcc
  • Massa Jenis: 2.54 g/cm3
  • Konduktivitas Listrik: 5 x 106 ohm-1cm-1
  • Elektronegativitas: 0.95
  • Konfigurasi Elektron: [Kr]5s2
  • Formasi Entalpi: 8.2 kJ/mol
  • Konduktivitas Panas: 35.3 Wm-1K-1
  • Potensial Ionisasi: 5.695 V
  • Titik Lebur: 1042 K
  • Bilangan Oksidasi: 2
  • Kapasitas Panas: 0.3 Jg-1K-1
  • Entalpi Penguapan: 136.9 kJ/mol

Bentuk Stronsium

Strontium ditemukan sebagian besar dalam bentuk celestite and strontianite. Logam ini dapat dipersiapkan dengan cara elektrolisis klorida terfusi yang bercampur dengan kalium klorida. Atau bisa juga dengan cara mereduksi strontium oksida dengan aluminium di dalam vakum pada suhu dimana strontium tersuling. Ada tiga bentuk alotropik logam ini dengan titik transisi pada 235 dan 540 derajat Celcius.

Sifat Sifat Stronsium

Strontium lebih lunak dibanding kalsium dan terdekomposisi dalam air secara cepat. Ia tidak menyerap nitrogen dibawah suhu 380 derajat Celcius. Elemen ini harus direndam dalam minyak tanah (kerosene) untuk menghindari oksidasi. Logam strontium yang baru terbelah memiliki warna keperak-perakan, tapi dapat dengan cepat menjadi kuning jika teroksidasi. Logam ini jika terbelah secara halus dapat terbakar di udara secara spontan. Garam-garam strontium memberikan warna yang indah pada lidah api dan digunakan di pertunjukan kembang api dan produksi flares. Strontium alami merupakan campuran dari 4 isotop yang stabil.

Isotop Stronsium

Ada enam belas isotop Sr yang labil. Yang paling penting adalah 90Sr dengan paruh waktu sepanjang 29 tahun. Isotop ini salah satu produksi detonasi bom nuklir dan membahayakan kesehatan. Isotop ini juga merupakan pemancar sinar beta yang paling lama hidupnya dan digunakan pada alat-alat SNAP (Systems for Nuclear Auxiliary Power). Peralatan ini punya potensial kegunaan di pesawat antariksa, stasiun cuaca terpencil, alat navigasi terapung, dll karena ia ringan, tahan lama dan memiliki sumber listrik nuklir.

Kegunaan Stronsium

Kegunaan terbesar strontium pada saat ini adalah dalam produksi gelas kaca untuk tabung TV bewarna. Strontium juga digunakan dalam memproduksi magnet ferrite dan dalam penyulingan seng. Strontium titanate merupakan bahan menarik untuk aplikasi optik karena memiliki indeks pantul yang tinggi dan dispersi optik yang lebih besar daripada berlian. Senyawa tidak ditemukan secara alami di alam dan telah digunakan sebagai batu permata, tetapi sangat lunak.

Contact Us!