Livermorium (Lv) : Penjelasan, Sifat, Kegunaan dan Bahaya

Livermorium (Lv) Penjelasan, Sifat, Kegunaan dan Bahaya

Pengertian Livermorium (Lv) : Penjelasan, Sifat, Kegunaan dan Bahaya

Sejarah Livermorium

Ununhexium pertama kali dibuat oleh para ilmuwan penelitian di Joint Institute for Nuclear Research di Dubna, Rusia pada tahun 2000. Para ilmuwan melakukan uji coba reaksi curium-48 dengan ion kalsium-248. Ununhexium (Uuh) adalah nama elemen sementara sampai diberi nama resmi oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC). Sebagai hasil dari posisinya dalam tabel periodik ununhexium diharapkan dapat digolongkan sebagai salah satu “logam lain” atau memiliki sifat mirip dengan polinium metaloid. Terlalu sedikit unsur yang telah disintesis agar bisa dikonfirmasi. Ununhexium (Uuh) adalah nama sementara elemen 116 sampai nama resmi dipilih oleh IUPAC. Pada tahun 2012, IUPAC menyetujui bahwa elemen 116 diberi nama livermorium dengan simbol Lv.

Keterangan Unsur Livermorium

  • Simbol: Lv
  • Radius Atom: n/a
  • Volume Atom: n/a
  • Massa Atom: 293
  • Titik Didih: n/a
  • Radius Kovalensi: n/a
  • Struktur Kristal: n/a
  • Massa Jenis: n/a
  • Konduktivitas Listrik: n/a
  • Elektronegativitas: n/a
  • Konfigurasi Elektron: [Rn] 5f14 6d10 7s2 7p4
  • Formasi Entalpi: n/a
  • Konduktivitas Panas: n/a
  • Potensial Ionisasi: n/a
  • Titik Lebur: n/a
  • Bilangan Oksidasi: n/a
  • Kapasitas Panas: n/a
  • Entalpi Penguapan: n/a

Sifat Livermorium

Ununhexium atau Livermorium adalah logam radioaktif sintetis dan hanya diproduksi dalam jumlah kecil.

Kegunaan Livermorium

Tidak memiliki fungsi yang diketahui dan masih sedikit yang diketahui tentangnya.

Bahaya Livermorium

Ununhexium berbahaya karena radioaktivitasnya.