Pengertian sistem politik menurut pendapat para ahli ini dapat disimpulkan secara umum bahwa beberapa pendapat dan lain-lain dapat membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan. Selain mengatur, juga mempertahankan hubungan antara individu dengan penguasa, serta hubungan negara dengan negara lain.

Sistem politik juga dapat diartikan sebagai suatu sistem yang saling bekerja sama untuk membentuk suatu pemerintahan yang harmonis. Yakni sistem dalam menerapkan aturan dalam hubungan sosial manusia yang meliputi kewenangan kekuasaan, hukum serta hak warganya.

Pengertian sistem politik menurut pendapat para ahli

Beberapa ahli memiliki cara pandang dan pikir yang berbeda mengenai sistem politik. Berikut adalah beberapa pendapat para ahli mengenai sistem politik.

1. Menurut Robert Dahl

Robert Dahl berpendapat bahwa sistem politik adalah suatu pola yang tetap dari hubungan manusia, melibatkan makna yang lebih luas dari kekuasaan, aturan-aturan dan kewenangan. Menurutnya, sistem politik tidak hanya berhubungan dengan kekuasaan tetapi semua hal dalam mengatur hubungan sosial manusia.

2. Menurut Samuel P. Huntington

Ahli politik Samuel P. Huntington berpendapat bahwa sistem politik adalah sebuah sistem yang terbagi menjadi beberapa definisi yaitu sebagai budaya, struktur, kelompok sosial, kepemimpinan, dan kebijakan.

3. Menurut Sri Soemantri

Pendapat ahli Sri Soemantri adalah pelembagaan dari hubungan antara manusia yang dilembagakan dalam bermacam macam badan politik, baik suprastruktur dan infrastruktur politik. Suprastruktur politik adalah lembaga negara yang bersangkutan, yang umumnya adalah lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Sedangkan infrastruktur politik adalah negara memiliki lima komponen yaitu partai politik, kelompok berkepentingan, oposisi, alat komunikasi politik serta tokoh politik. Semua komponen ini tergabung dalam sebuah sistem yang dapat saling mendukung atau saling bertolak belakang.

4. Menurut Gabriel Almond

Pendapat Gabriel Almond, sistem politik adalah sebuah sistem interaksi yang dapat ditemukan dalam masyarakat merdeka yang menjalankan fungsi integrasi dan adaptasi. Fungsi integrasi dijalankan oleh sistem politik dalam mencapai kesatuan masyarakat yang bersangkutan. Sedangkan fungsi adaptasi adalah sebuah fungsi penyesuaian terhadap lingkungan baru.

5. Menurut David Easton

David berpendapat bahwa sistem politik merupakan sebuah sistem yang terdiri dari alokasi nilai nilai dan pengalokasian nilai itu bersifat paksaan serta mengikat masyarakat. Ia juga berpendapat bahwa sistem politik dapat dikenali sebagai sebuah interaksi sosial di dalam kehidupan masyarakat.

6. Menurut Rusadi Sumintapura

Pendapat Rusadi Sumintapura mengenai sistem politik adalah sebuah menakisme seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik di dalam hubungan satu sama lain yang menunjukkan proses yang bersifat lama.

7. Menurut Sukarna

Menurut beliau, sistem politik adalah suatu tata cara dalam mengatur atau mengelola bagaimana memperoleh kekuasaan dalam negara, mempertahankan kekuasaan serta mengatur hubungan pemerintah dengan rakyat.

8. Menurut Drs. Sukarno

Drs. Sukarno berpendapat bahwa sistem politik adalah sekumpulan pendapat, prinsip-prinsip yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan antar satu sama lain dalam mengatur pemerintahan. Beliau menambahkan juga untuk melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur hubungan individu, kelompok, dan hubungan negara.

9. Menurut Drs. Abdul Kadir

Sistem politik menurut Drs. Abdul Kadir adalah sebuah sistem yang legitimasi, memelihara ketertiban dan sistem yang mentransformasikan masyarakat menuju tatanan yang lebih baik. Beliau berkesimpulan bahwa sistem politik hakikatnya adalah pola interaksi yang tetap, legitimasi, mengikat, otoritatif, melibatkan kekuasaan dan aturan yang tersebar luas.

10. Menurut Fredick W. Frey

Pendapat fredick adalah sebuah sistem interaksi dalam masyarakat melalui alokasi nilai-nilai yang mengikat dan bersifat otoriter dan diimplementasikan.