Tata krama adalah sebuah kebiasaan baik yang dianggap sebagai norma yang berlaku dimasyarakat tanpa adanya aturan tertulis. Kebiasaan baik ini seperti bersikap sopan ketika berada di manapun mulai di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat bahkan hingga tingkat nasional pun tata krama masih harus dijunjung dan diterapkan.

Sejak kecil kita telah dididik untuk menjadi manusia yang beradab daripada berilmu. Sebab, lebih baik mengedepankan adab daripada ilmu. Itulah kenapa kita harus menjaga tata krama baik dimana pun berada. Selain itu, tata krama tidak hanya diterapkan kepada manusia ketika melakukan aktivitas sosial, tetapi juga kepada alam dan budaya yang ada di kita tinggali.

Manfaat dari tata krama

Tidak ada yang tidak bermanfaat ketika kita berbuat baik sekecil apapun. Semua kebaikan itu akan kembali ke diri kita sendiri, begitupun ketika berbuat jahat maka yang kembali ke diri kita adalah hal buruk. Nah, berikut ini adalah beberapa dari manfaat tata krama.

1. Dihormati

Ketika kamu mampu menjadi pribadi yang berbudi dengan ditunjukan tata krama yang baik, maka orang lain akan menghormati serta simpati kapadamu. Hal ini lah yang menjadikan diri pribadi yang luhur serta memiliki wibawa. Tidak hanya dihormati, tata krama akan membuat seseorang disegani dalam lingkungannya baik oleh orang yang lebih dewasa, seumuran dan orang dibawah umur kamu.

2. Hubungan yang baik

Tata krama sudah pasti hal yang baik dan diterima oleh masyarakat serta tidak melanggar aturan baku yang berlaku di suatu negara. Oleh karena itu, menjalankan tata krama sama halnya mematuhi peraturan negara untuk saling menjaga persatuan. Hubungan yang baik dari tata krama dapat menghindarkan kita dari perpecahan karena perbedaan suku, agama, ras dan perbedaan fundamental lainnya.

3. Menjadikan kita lebih percaya diri

Biasanya tata krama telah sesuai dengan aturan negara dan agama. Sehingga memiliki tata krama sama dengan menjalankan aturan negara dan agama dengan benar. Jika sudah benar, maka tata krama akan membuat diri menjadi lebih percaya diri dalam menjalankan aktivitas. Ketika menghadapi sebuah situasi yang tidak normal, kita tetap yakin dan percaya pada diri sendiri bisa melalui itu semua. Tentu saja dengan cara-cara yang mencerminkan tata krama.

4. Memiliki prinsip

Ketika nilai-nilai tata krama telah ditanamkan sejak kecil, ia akan tumbuh dan mengakar kuat dalam diri. Memang bukan hal yang instan untuk mencetak insan ber tata krama, sehingga diperlukan kesabaran. Begitupun ketika sudah dewasa tata krama tetap bisa dijadikan pedoman tetapi perlahan sedikit demi sedikit agar menjadi sebuah kebiasaan.

Orang yang memiliki tata krama dan telah mengakar kuat biasanya akan menjadi prinsip hidup yang tak akan mudah goyah oleh pengaruh eksternal. Prinsip inilah yang nantinya akan berpengaruh kepada aktivitas-aktivitas kehidupan lain. Prinsip yang baik dari tata krama pastinya akan menghasilkan kehidupan yang baik pula.

5. Menjadi contoh dalam lingkungan

Era saat ini, nilai-nilai tata krama di masyarakat semakin tergerus. Sehingga di dalam masyarakat jarang ditemui tata krama. Sebagai contoh ketika berjalan di depan orang tua, sudah banyak yang cuek dan tidak menyapa. Ini sebenarnya tidak salah secara hukum negara, tetapi jika sudah dikaitkan dengan norma dan tata krama maka sudah melenceng dan dianggap salah oleh orang sekitar.

Untuk itu, jika kita mampu menjadi orang yang bertata krama, sudah pasti akan disenangi oleh sekitar dan menjadi contoh bagi mereka. Oleh karena itu, kita bisa menyebarkan virus kebaikan melalui tata krama yang baik.