Filsafat adalah cabang ilmu tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep yang mendasar. Ketika pendalaman ilmunya, filsafat tidak melakukan eksperimen atau percobaan yang digunakan untuk membuktikan secara empiris. Namun, filsafat lebih pada pengutaraan masalah secara persis, mencari solusi serta memberikan argumentasi dan alasan yang tepat pada masalah tertentu.

Akhir dari setiap proses tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Sehingga, dalam cabang ilmu filsafat, sangat mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa semata. Tidak ada pembuktian melalui eksperimen maupun penelitian-penelitian untuk menguji argumentasi.

Pembahasan Filsafat

Filsafat berasal dalam bahasa Indonesia adalah kata serapan dari bahasa arab falsafah. Kemudian kata filosofi dari bahasa Belanda dikenal pula dalam bahasa Indonesia. Istilah terakhir yang lebih mirip dengan kata aslinya adalah philosophia yang berasal dari bahasa Yunani. Arti harafiahnya adalah seorang pencinta kebijaksanaan atau ilmu.

Cabang-cabang filsafat

Filsafat memiliki cabang yang berbeda sesuai dengan jalur keilmuannya. Ada filsafat yang berhubungan dengan pengetahuan, keindahan, moral, politik dan logika. Berikut ini adalah cabang-cabang penjelasan cabang-cabang filsafat.

1. Epistemologi

Epistemologi merupakan cabang filsafat yang berkaitan erat dengan asal, sifat, karakter dan suatu jenis pengetahuan. Cabang ini merupakan salah satu cabang filsafat yang sering diperdebatkan dan dibahas dalam bidang filsafat. Hal hal yang diperdebatkan seperti tentang apa itu pengetahuan, bagaimana karakteristiknya, macamnya serta hubungannya dengan kebenaran dan keyakinan.

2. Estetika

Cabang filsafat yang selanjutnya adalah estetika. Ilmu ini membahas mengenai suatu keindahan. Segala hal tentang keindahan, bagaimana bisa terbentuk serta bagaimana seseorang bisa merasakan keindahan tersebut. Hal hal estetika tidak dapat dipelajari melalui rumus-rumus atau pembuktian secara empiris. Namun, dapat dilogika melalui ilmu cabang filsafat.

Dalam penjelasan lebih lanjut, cabang ilmu estetika ini membahas hal-hal filosofi yang berkaitan dengan nilai-nilai sensoris. Terkadang hal-hal ini dianggap sebagai penilaian sentimen dan rasa, sehingga setiap orang berbeda dalam merasakannya. Cabang ilmu filsafat estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni.

3. Etika

Etika menjadi cabang utama dalam ilmu filsafat. Cabang ini digunakan untuk mempelajari suatu nilai atau kualitas yang menjadi studi akan standar dan penilaian secara moral. Segala hal yang dipelajari dalam filsafat akan didasari pada etika. Hal ini mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik dan buruk serta tanggung jawab. Bagaimana sebuah perilaku atau tindakan dikatakan baik dan buruk serta apakah hal itu benar atau salah menurut hukum atau nalar manusia semata.

4. Filsafat Politik

Politik juga tak luput dari pembahasan ilmu filsafat. Dalam cabang ini, dibahas mengenai tema-tema kebebasan, keadilan, hak milik, hak-hak kemanusiaan, hukum dan lain-lain. Cabang ilmu filsafat politik juga membahas serta menganalisis sudut pandang dari metafisika, epistemologi dan aksiologi.

5. Logika

Cabang filsafat yang salah satunya mengusahakan hasil pertimbangan akal pikiran kemudian diutarakan melalui kata dalam tata bahasa. Sebagai sebuah ilmu, logika ini disebut dengan ilmu logika yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, rasional dan teratur.

6. Metafisik

Cabang ilmu filsafat ini membahas semua hal yang berkaitan dengan objek. Memang cabang ilmu ini sering menjadi kontroversial karena menanyakan segala hal yang bersifat kebendaan, bahkan menanyakan apakah Tuhan ada. Semua hal yang berkaitan dengan metafisika akan dicari hakikat objek tersebut. Dengan cabang ilmu ini, metafisika mencoba menjawab hal-hal yang kadang tak pernah dipikirkan oleh manusia pada umumnya karena merupakan suatu keyakinan semata.