Manusia adalah makhluk sosial sekaligus makhluk ekonomi yang tidak akan bisa hidup sendirian di dunia ini. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia membutuhkan orang lain untuk bekerjasama. Dengan demikian, manusia hanya bisa memenuhi kebutuhan hidupnya apabila saling kerjasama untuk mendapatkan penghasilan. Meski bisa bekerja sendiri, nyatanya faktor-faktor produksi yang digunakan berasal dari hasil produksi orang lain.

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup, manusia juga perlu untuk mengembangkan diri dan memaksimalkan segala potensi yang dimiliki. Tentu saja untuk pengembangan diri manusia tidak bisa melakukannya sendiri, sehingga membutuhkan bantuan orang lain untuk membimbing atau mengajarinya.

Alasan manusia harus kerjasama dalam memenuhi kebutuhan hidup

Kita telah menyadari bahwa manusia adalah makhluk sosial sekaligus makhluk ekonomi. Berangkat dari kesadaran ini maka ada beberapa alasan yang membuat manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup.

1. Kebutuhan yang tak terbatas

Dalam ekonomi, manusia adalah makhluk yang dianggap tidak pernah merasa puas. Sehingga dalam melakukan aktivitas ekonomi, manusia selalu ingin mendapatkan keuntungan maksimal. Manusia tidak mau rugi atau apabila harus menanggung kerugian, manusia ingin rugi yang minimal dan masih bisa melanjutkan pekerjaan.

Karena kebutuhan manusia yang tak terbatas ini menimbulkan rasa untuk kerjasama dengan orang lain dalam mendukung hasrat untuk memenuhi rasa puas tersebut. Meskipun terlihat serakah, efek positif dari hasrat ini adalah membuka lapangan kerja bagi masyarakat lainnya. Namun, perlu diperhatikan ketika bekerjasama antara pengusaha dan pekerja tidak boleh terjadi eksploitasi sumber daya manusia yang berlebihan.

2. Keahlian yang berbeda

Perlu diketahui bahwa kebutuhan hidup manusia tidak hanya sebatas pada makan dan minum. Tetapi juga kebutuhan akan rohani atau kebutuhan jiwa seperti kesenangan, kebahagiaan, pengalaman dan lainnya. Oleh karena itu, setiap manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup yang ternyata lebih kompleks dan banyak.

Penduduk yang memiliki keahlian di bidang mesin tetap saja membutuhkan masyarakat yang bekerja di bidang pertanian. Tentu saja manusia yang ahli di bidang permesinan masih membutuhkan makan dari hasil produksi para petani. Sedangkan petani juga membutuhkan keahlian dari masyarakat di bidang mesin untuk menangani mesin traktor mereka ketika rusak.

Keahlian setiap manusia tidak bisa dipaksakan untuk sama semua. Karena dalam satu lingkungan, jika masyarakatnya tidak memiliki keahlian yang berbeda-beda, misalnya petani semua, maka lingkungan tersebut membutuhkan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lain seperti ahli listrik, bangunan dan lain sebagainya.

3. Kebutuhan ekonomi yang berbeda-beda

Antar masyarakat di daerah-daerah pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Kenapa berbeda-beda? Karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor alam, sosial, geografis, dan sebagainya. Sehingga, kebutuhan masyarakat di daerah tersebut pasti berbeda dengan penduduk di daerah lain.

Misalnya masyarakat di daerah pesisir membutuhkan dermaga untuk tempat berlabuh dan bongkar muat hasil laut. Sehingga dalam membangun dermaga, dibutuhkan ahli bangunan, arsitektur, tukang dan lainnya. Sedangkan masyarakat di pegunungan lebih membutuhkan jembatan sebagai sarana penghubung antar desa yang biasanya terpisah oleh jurang.

Kebutuhan ekonomi yang berbeda juga dapat ditemui bahkan di lingkungan yang kecil seperti keluarga. Dimana seorang ayah lebih membutuhkan komputer untuk bekerja dibandingkan peralatan dapur yang lebih dibutuhkan seorang ibu untuk memasak. Karena perbedaan kebutuhan inilah timbul kerjasama dengan manusia lain yang mana setiap manusia memiliki keahlian yang berbeda pula.