Pengertian seni tari adalah sebuah seni yang mempelajari mengenai gerak tubuh yang berirama dan dilakukan pada saat tertentu. Seni tari biasanya dapat dilihat ketika acara-acara pementasan seni tari yang memperingati hari tertentu atau sebuah acara panggung seni. Seiring berkembangnya zaman, seni tari pun ikut mengalami perkembangan mengikuti budaya, serta karakter sosial dari masyarakat setempat.

Seni tari terdiri dari berbagai macam jenis tari sesuai dengan jumlah penari. Ada beberapa jenis tari yaitu tari tunggal, berpasangan, kelompok dan kolosal. Untuk tari tunggal hanya dilakukan oleh satu orang penari, sedangkan tari berpasangan dilakukan oleh dua orang yang biasanya penari pria dan wanita. Sedangkan tari kolosal, dalam pementasan biasanya sambil menceritakan suatu kisah.

Fungsi dan Unsur Seni Tari

Selain jenisnya, seni tari memiliki fungsi dan unsur. Berikut ini adalah unsur-unsur seni tari dan fungsi dari seni tari.

1. Gerakan

Gerakan merupakan unsur utama dalam tari. Tentu saja, jika tidak ada gerakan apa yang akan disebut tari? Gerakan menjadi poin paling penting dalam sebuah seni pertunjukan tari. Sedangkan dalam gerakan tari tidak bisa sembarang dilakukan, ada aturan baku yang harus dipatuhi oleh penari. Aturan ini biasanya menggambarkan makna dalam gerakan tari.

Setiap emosi dari penari serta cerita atau tema dari sebuah tari akan tergambarkan melalui gerakan tari. Biasanya, gerakan tari yang mendayu-dayu mencerita tentang kesedihan atau asmara. Gerakan dalam sebuah tari meliputi tiga bagian yaitu anggota tubuh bagian atas, bagian tengah dan bagian bawah. Setiap bagian anggota tubuh harus selaras dalam satu gerakan sehingga tercipta makna dalam sebuah tari.

2. Musik

Musik adalah unsur kedua dalam sebuah tari. Unsur musik dalam tari ini sebenarnya sebagai pelengkap agar makna atau pesan dari cerita dapat ditangkap oleh penonton. Selain itu, alunan musik akan disesuaikan dengan gerakan, tone musik serta dinamika alunan musik biasanya mengikuti irama tarian. Musik dalam seni tari juga bisa menjadi ciri khas dari setiap daerah.

Alunan musik yang biasa dimainkan menggunakan instrumen musik seperti gendang dan gamelan, selain itu iringan musik bisa dari anggota tubuh, misalnya tepukan tangan atau bahkan dari suara manusia pada tari kecak. Tempo alunan musik pada seni tari akan disesuaikan dengan gerakan para penari.

3. Kostum

Seni pertunjukan tari akan terlihat biasa saja jika para penarinya tidak mengenakan kostum khusus tari. Biasanya kostum ini disesuaikan dengan tema atau cerita yang dibawakan. Selain menjadi unsur tari, kostum menjadi lambang atau identitas setiap tari dari daerah. Sedangkan aksesoris yang melekat pada kostum menjadi simbol khusus yang berkaitan dengan tari.

Fungsi tari

Sedangkan fungsi tari secara umum adalah sebagai sarana hiburan, sarana bergaul dan bersosial, sebagai sarana upacara adat.

1. Sarana hiburan

Seni tari merupakan karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi, baik dari gerakan, musik hingga makna yang terkandung. Sama seperti karya seni lainnya, tarian banyak disukai oleh masyarakat luas serta para pecinta seni. Sehingga, timbulah fungsi tari sebagai sarana hiburan.

2. Sarana bergaul

Sarana bergaul dan besosial inilah yang menjadi poin penting dari adanya pertunjukan seni tari. Dengan diadakannya seni tari, para penonton akan berkumpul dan saling bertemu, sehingga akan membuat masyarakat saling bergaul dan memupuk rasa kerukunan serta persatuan antar sesama.

3. Sarana upacara adat

Seni tari di beberapa daerah sering dipertunjukkan pada sebuah upacara adat. Memang sejak awal perkembangan tari di Indonesia dipergunakan sebagai sarana upacara adat. Contoh seni tari yang digunakan sebagai sarana upacara adat adalah tari kecak di Bali.