Erbium (Er) : Penjelasan Unsur Kimia, Sifat dan Kegunaan

Erbium (Er) : Penjelasan Unsur Kimia, Sifat dan Kegunaan

Pengertian Erbium (Er) : Penjelasan Unsur Kimia, Sifat dan Kegunaan

Sejarah Erbium

Erbium, termasuk dalam golongan radioaktif lantanida, ditemukan dalam mineral yang juga mengandung disprosium. Pada tahun 1842, Mosander memisaahkan yttria yang ditemukan dalam mineral gadolinit, menjadi 3 fraksi, yang disebut yttria, erbia dan terbia. Penamaan erbia dan terbia saat itu masih membingungkan. Setelah 1860, terbia Mosander dikenali sebagai erbia, dan setelah 1877, yang semula diketahui sebagai erbia, ternyata adalah terbia. Pada tahun ini, erbia diketahui terdiri dari lima oksida, yang sekarang dikenal sebagai erbia, skandia, holmia, dan ytterbia. Pada tahun 1905, Urbain dan James secara terpisah berhasil mengisolasi Er2O3 yang cukup murni. Klemm dan Bommer yang pertama menghasilkan logam erbium murni pada tahun 1934, dengan mereduksi garam klorida anhidrat dengan uap kalium.

Keterangan Unsur Erbium

  • Simbol: Er
  • Radius Atom: 1.78 Å
  • Volume Atom: 18.4 cm3/mol
  • Massa Atom: 167.26
  • Titik Didih: 3140 K
  • Radius Kovalensi: 1.57 Å
  • Struktur Kristal: Heksagonal
  • Massa Jenis: 9.07 g/cm3
  • Konduktivitas Listrik: 1.2 x 106 ohm-1cm-1
  • Elektronegativitas: 1.24
  • Konfigurasi Elektron: [Xe]4f12 6s2
  • Formasi Entalpi: 17.15 kJ/mol
  • Konduktivitas Panas: 14.3 Wm-1K-1
  • Potensial Ionisasi: 6.101 V
  • Titik Lebur: 1802 K
  • Bilangan Oksidasi: 3
  • Kapasitas Panas: 0.168 Jg-1K-1
  • Entalpi Penguapan: 292.88 kJ/mol

Sifat Sifat Erbium

Erbium murni lunak dan mudah ditempa. Berwarna ptuih perak dengan kilau logam. Seperti halnya unsur radioaktif lainnya, sifat-sifatnya sangat tergantung pada keberadaan jumlah pengotor. Logam ini cukup stabil di udara dan tidak teroksidasi secepat unsur-unsur radioaktif lainnya. Terdapat di alam sebagai campuran dari enam isotop, yang semuanya bersifat stabil. Ada pula sembilan isotop radioaktif lainnya yang telah dikenali. Tekhnik produksi erbium terbaru, menggunakan reaksi pertukaran ion, telah menghasilkan unsur radioaktif dan senyawanya dengan biaya yang lebih murah. Kebanyakan oksida unsur radioaktif memiliki pita penyerapan yang tajam pada panjang gelombang sinar tampak, ultraviolet, dan infra merah dekat. Sifat-sifat ini bergabung dengan struktur elektroniknya, memberikan warna pastel yang indah pada kebanyakan garam radioaktif.

Kegunaan Erbium

Erbium memiliki kegunaan metalurgi dan nuklir. Bila ditambahkan dengan vanadium, sebagai contoh, erbium akan mengurangi tingkat kekerasan dan memperbaiki kemampuan tempanya. Oksida erbium memberikan warna merah muda dan telah banyak digunakan sebagai pewarna pada kaca dan pelapis enamel porselen.

Contact Us!