Cara Penularan Penyakit Demam Berdarah Adalah

Halo kawan mastah, kali ini kita akan membahas tentang cara penularan penyakit demam berdarah. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang mematikan di Indonesia dan sering menyerang pada musim hujan. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara penularan penyakit demam berdarah agar dapat menghindari penularan.

Apa itu Demam Berdarah?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang cara penularan penyakit demam berdarah, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu demam berdarah. Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam kulit.

Cara Penularan Penyakit Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah dapat menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Namun, tidak semua nyamuk tersebut membawa virus dengue. Hanya nyamuk yang telah terinfeksi virus dengue yang dapat menularkan penyakit ini. Selain itu, ada juga beberapa cara penularan penyakit demam berdarah yang perlu kita ketahui, yaitu:

1. Melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti

Penyakit demam berdarah dapat menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang telah terinfeksi virus dengue. Nyamuk ini biasanya hidup di daerah yang lembab dan memiliki penampungan air yang cukup besar, seperti drum, ember, atau bak mandi yang tidak ditutup rapat.

2. Melalui transfusi darah

Penyakit demam berdarah juga dapat menular melalui transfusi darah yang sudah terkontaminasi oleh virus dengue. Oleh karena itu, penting bagi para pendonor darah untuk melakukan tes sebelum mendonorkan darahnya.

3. Melalui ibu hamil kepada janin dalam kandungan

Penyakit demam berdarah juga dapat menular melalui ibu hamil kepada janin dalam kandungan. Oleh karena itu, ibu hamil yang terkena demam berdarah perlu segera mendapatkan pengobatan yang tepat agar tidak menularkan penyakit ini kepada janin.

4. Melalui hubungan seksual

Penularan penyakit demam berdarah melalui hubungan seksual memang sangat jarang terjadi. Namun, ada beberapa kasus yang telah dilaporkan menunjukkan bahwa demam berdarah dapat menular melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi virus dengue.

5. Melalui jarum suntik yang tidak steril

Penyakit demam berdarah juga dapat menular melalui jarum suntik yang tidak steril. Oleh karena itu, penting bagi para petugas kesehatan untuk selalu menggunakan jarum suntik yang steril dalam melakukan tindakan medis.

Faktor Risiko Penularan Penyakit Demam Berdarah

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit demam berdarah, antara lain:

1. Tinggal di daerah endemis

Orang yang tinggal di daerah endemis memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit demam berdarah. Daerah endemis adalah daerah yang sering terjadi wabah demam berdarah.

2. Tidak menjaga kebersihan lingkungan

Orang yang tidak menjaga kebersihan lingkungan memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena demam berdarah. Hal ini karena nyamuk Aedes aegypti senang hidup di tempat yang lembap dan kotor.

3. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah

Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit demam berdarah. Sistem kekebalan tubuh yang lemah membuat tubuh sulit melawan infeksi virus dengue.

4. Tidak menghindari gigitan nyamuk

Orang yang tidak menghindari gigitan nyamuk memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit demam berdarah. Oleh karena itu, penting untuk menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion anti-nyamuk atau menggunakan kelambu saat tidur.

Pencegahan Penularan Penyakit Demam Berdarah

Untuk mencegah penularan penyakit demam berdarah, kita perlu melakukan beberapa hal berikut:

1. Menghindari gigitan nyamuk

Salah satu cara terbaik untuk mencegah penularan penyakit demam berdarah adalah menghindari gigitan nyamuk. Caranya dengan menggunakan lotion anti-nyamuk atau menggunakan kelambu saat tidur.

2. Menjaga kebersihan lingkungan

Menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan cara yang efektif untuk mencegah penularan penyakit demam berdarah. Ini karena nyamuk Aedes aegypti senang hidup di tempat yang lembap dan kotor. Oleh karena itu, penting untuk membuang semua penampungan air yang tidak digunakan dan menutup rapat penampungan air yang masih digunakan.

3. Mencari pengobatan yang tepat

Jika Anda mengalami gejala demam berdarah, segera cari pengobatan yang tepat. Jangan mengonsumsi obat-obatan sembarangan karena dapat memperburuk kondisi tubuh.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Meningkatkan kekebalan tubuh juga dapat membantu mencegah penularan penyakit demam berdarah. Caranya dengan makan makanan yang sehat dan bergizi, berolahraga secara teratur, dan istirahat yang cukup.

FAQ

No.
Pertanyaan
Jawaban
1
Apakah penyakit demam berdarah dapat menular melalui air liur?
Tidak. Penyakit demam berdarah hanya menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
2
Apakah menyusui dapat menyebarkan penyakit demam berdarah?
Tidak. Menyusui tidak dapat menyebarkan penyakit demam berdarah.
3
Apakah penyakit demam berdarah dapat menular melalui hubungan seksual?
Penularan penyakit demam berdarah melalui hubungan seksual memang sangat jarang terjadi. Namun, ada beberapa kasus yang telah dilaporkan menunjukkan bahwa demam berdarah dapat menular melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi virus dengue.
4
Apakah orang yang sudah pernah terkena demam berdarah akan kebal terhadap penyakit ini?
Tidak. Meskipun sudah pernah terkena demam berdarah, seseorang tetap berisiko terkena penyakit ini kembali.
Apakah semua nyamuk Aedes aegypti membawa virus dengue?
Tidak. Hanya nyamuk yang telah terinfeksi virus dengue yang dapat menularkan penyakit ini. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari gigitan nyamuk.

Cara Penularan Penyakit Demam Berdarah Adalah