Cara Membuat Makalah yang Benar: Panduan Lengkap untuk Kawan Mastah

Halo kawan mastah! Apa kabar hari ini? Apa kamu sedang merencanakan untuk membuat makalah tapi masih bingung bagaimana cara membuatnya yang benar? Tenang saja, kamu berada di tempat yang tepat! Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap tentang cara membuat makalah yang benar. Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan dapat membuat makalah yang baik dan benar, sehingga dapat membantu kamu meraih nilai yang memuaskan dari dosen kamu.

1. Mengenal Jenis-Jenis Makalah

Sebelum memulai membuat makalah, pertama-tama kita perlu mengenal lebih dulu jenis-jenis makalah yang ada. Ada beberapa jenis makalah yang perlu kamu ketahui, di antaranya:

Jenis Makalah
Deskripsi
Makalah Karya Tulis Ilmiah
Makalah yang berisi hasil penelitian atau kajian ilmiah tentang suatu topik tertentu, yang ditulis secara sistematis dan menggunakan metode ilmiah.
Makalah Esai
Makalah yang berisi pandangan, opini, atau pemikiran penulis tentang suatu topik yang dibahas. Makalah esai tidak terlalu terikat oleh aturan atau format tertentu.
Makalah Skripsi
Makalah yang ditulis oleh mahasiswa sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana. Makalah skripsi berisi hasil penelitian atau kajian ilmiah yang lebih mendalam dan terstruktur.
Makalah Tesis
Makalah yang ditulis oleh mahasiswa sebagai syarat untuk memperoleh gelar magister. Makalah tesis berisi hasil penelitian atau kajian ilmiah yang lebih mendalam dan terstruktur.
Makalah Disertasi
Makalah yang ditulis oleh mahasiswa sebagai syarat untuk memperoleh gelar doktor. Makalah disertasi berisi hasil penelitian atau kajian ilmiah yang lebih mendalam dan lengkap.

Dengan mengenal jenis-jenis makalah ini, kamu dapat menentukan jenis makalah apa yang ingin kamu buat dan mulai mempersiapkan hal-hal yang diperlukan.

2. Menentukan Judul dan Topik Makalah

Setelah mengenal jenis-jenis makalah, langkah selanjutnya adalah menentukan judul dan topik makalah. Judul dan topik makalah sebaiknya dipilih dengan baik, agar isi makalah dapat lebih mudah dipahami dan menarik bagi pembaca.

Beberapa tips dalam memilih judul dan topik makalah:

  • Pilih topik yang kamu minati dan kuasai
  • Pilih topik yang relevan dengan mata kuliah atau bidang studi kamu
  • Judul makalah sebaiknya singkat dan jelas
  • Pilih kata-kata yang tepat untuk menggambarkan isi makalah

Jika kamu kesulitan menentukan judul dan topik makalah, kamu dapat berkonsultasi dengan dosen atau teman untuk mendapatkan masukan.

3. Membuat Rangkuman atau Abstrak

Setelah menentukan judul dan topik makalah, langkah selanjutnya adalah membuat rangkuman atau abstrak. Rangkuman atau abstrak berfungsi sebagai ringkasan tentang apa yang akan dibahas dalam makalah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat rangkuman atau abstrak:

  • Isi rangkuman atau abstrak sebaiknya tidak terlalu panjang, sekitar 150-250 kata
  • Rangkuman atau abstrak harus mencakup tujuan, metode, dan hasil dari penelitian atau kajian dalam makalah
  • Pilih kata-kata yang tepat dan jelas dalam rangkuman atau abstrak

Dengan membuat rangkuman atau abstrak, pembaca dapat mengetahui secara singkat tentang isi makalah sebelum membacanya secara keseluruhan.

4. Membuat Pendahuluan

Setelah membuat rangkuman atau abstrak, langkah selanjutnya adalah membuat pendahuluan. Pendahuluan berfungsi untuk memperkenalkan topik yang akan dibahas dalam makalah, serta memberikan latar belakang dan tujuan penulisan makalah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat pendahuluan:

  • Pendahuluan sebaiknya tidak terlalu panjang, sekitar 1-2 lembar
  • Jelaskan latar belakang dan permasalahan yang akan dibahas dalam makalah
  • Tuliskan tujuan penulisan makalah secara jelas
  • Sampaikan hipotesis atau asumsi yang mendasari penulisan makalah
  • Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca

Dengan membuat pendahuluan yang baik, pembaca dapat memahami tentang topik yang akan dibahas dalam makalah dengan lebih baik.

5. Membuat Tinjauan Pustaka

Setelah membuat pendahuluan, langkah selanjutnya adalah membuat tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka berfungsi untuk memperkuat penulisan makalah dengan mengutip sumber-sumber yang relevan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat tinjauan pustaka:

  • Pilih sumber-sumber yang relevan dan terpercaya
  • Tulis kutipan atau referensi secara lengkap dan benar
  • Tuliskan ringkasan atau isi dari sumber-sumber yang dikutip

Dengan membuat tinjauan pustaka, pembaca dapat melihat bahwa penulisan makalah didukung oleh sumber-sumber yang terpercaya dan relevan.

6. Menjelaskan Metode Penelitian atau Kajian

Setelah membuat tinjauan pustaka, langkah selanjutnya adalah menjelaskan metode penelitian atau kajian yang digunakan. Metode penelitian atau kajian berfungsi untuk menjelaskan bagaimana penulis memperoleh data atau informasi yang digunakan dalam makalah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjelaskan metode penelitian atau kajian:

  • Jelaskan secara detail tentang metode yang digunakan, mulai dari pengumpulan data hingga analisis data
  • Sertakan alasan mengapa metode tersebut dipilih
  • Jika memungkinkan, lampirkan bahan-bahan atau instrumen yang digunakan dalam metode penelitian atau kajian

Dengan menjelaskan metode penelitian atau kajian, pembaca dapat memahami tentang cara penulis memperoleh data atau informasi yang digunakan dalam makalah.

7. Menyajikan Hasil Penelitian atau Kajian

Setelah menjelaskan metode penelitian atau kajian, langkah selanjutnya adalah menyajikan hasil penelitian atau kajian. Hasil penelitian atau kajian berfungsi untuk menjelaskan apa yang telah ditemukan oleh penulis berdasarkan data atau informasi yang diperoleh.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyajikan hasil penelitian atau kajian:

  • Sajikan hasil penelitian atau kajian secara sistematis
  • Tuliskan hasil penelitian atau kajian secara jelas dan mudah dipahami
  • Sertakan tabel, grafik, atau diagram jika perlu untuk mempermudah pemahaman
  • Hubungkan hasil penelitian atau kajian dengan tujuan penulisan makalah

Dengan menyajikan hasil penelitian atau kajian, pembaca dapat melihat apa yang telah ditemukan oleh penulis berdasarkan data atau informasi yang diperoleh.

8. Membahas Hasil Penelitian atau Kajian

Setelah menyajikan hasil penelitian atau kajian, langkah selanjutnya adalah membahas hasil penelitian atau kajian. Pembahasan berfungsi untuk menjelaskan makna atau implikasi dari hasil penelitian atau kajian tersebut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membahas hasil penelitian atau kajian:

  • Jelaskan makna atau implikasi dari hasil penelitian atau kajian
  • Bandingkan hasil penelitian atau kajian dengan sumber-sumber lain yang relevan
  • Jika memungkinkan, tuliskan saran atau rekomendasi berdasarkan hasil penelitian atau kajian

Dengan membahas hasil penelitian atau kajian, pembaca dapat memahami makna atau implikasi dari hasil penelitian atau kajian tersebut.

9. Menulis Kesimpulan

Setelah membahas hasil penelitian atau kajian, langkah selanjutnya adalah menulis kesimpulan. Kesimpulan berfungsi untuk menjabarkan keseluruhan hasil penelitian atau kajian, serta memberikan kesimpulan yang didasarkan pada hasil yang telah diperoleh.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menulis kesimpulan:

  • Ringkaslah semua hasil penelitian atau kajian yang telah disajikan sebelumnya
  • Tuliskan kesimpulan yang didasarkan pada hasil yang telah diperoleh
  • Jika memungkinkan, sertakan rekomendasi untuk penelitian atau kajian selanjutnya

Dengan menulis kesimpulan, pembaca dapat melihat kesimpulan secara keseluruhan dari hasil penelitian atau kajian.

10. Menyusun Daftar Pustaka

Setelah menulis kesimpulan, langkah terakhir adalah menyusun daftar pustaka. Daftar pustaka berfungsi untuk menunjukkan sumber-sumber yang telah digunakan dalam penulisan makalah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun daftar pustaka:

  • Tuliskan semua sumber yang digunakan dalam penulisan makalah, baik berupa buku, jurnal, artikel, atau sumber lainnya
  • Guna mempermudah pembaca, susun daftar pustaka secara alfabetis berdasarkan nama penulis atau judul sumber

Dengan menyusun daftar pustaka, pembaca dapat melihat sumber-sumber yang telah digunakan dalam penulisan makalah dan dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang topik yang dibahas.

Pertanyaan Umum tentang Cara Membuat Makalah

1. Apa yang dimaksud dengan makalah?

Makalah adalah tulisan yang berisi analisis atau penelitian tentang suatu topik, yang disajikan dalam bentuk tertulis dan sistematis.

2. Bagaimana cara membuat makalah yang baik?

Untuk membuat makalah yang baik, kamu perlu mengikuti beberapa langkah seperti menentukan judul dan topik makalah, membuat rangkuman atau abstrak, membuat pendahuluan, menjelaskan metode penelitian atau kajian, menyajikan hasil penelitian atau kajian, membahas hasil penelitian atau kajian, menulis kesimpulan, dan menyusun daftar pustaka.

3. Apa yang perlu diperhatikan dalam menyusun daftar pustaka?

Dalam menyusun daftar pustaka, kamu perlu menuliskan semua sumber yang digunakan dalam penulisan makalah, baik berupa buku, jurnal, artikel, atau sumber lainnya. Susun daftar pustaka secara alfabetis berdasarkan nama penulis atau judul sumber untuk mempermudah pembaca.

4. Apa yang harus dilakukan jika kesulitan menentukan judul dan topik makalah?

Jika kamu kesulitan menentukan judul dan topik makalah, kamu dapat berkonsultasi dengan dosen atau teman untuk mendapatkan masukan. Pilihlah topik yang kamu minati dan kuasai, serta relevan dengan mata kuliah atau bidang studi kamu.

5. Apa yang dimaksud dengan tinjauan pustaka?

Tinjauan pustaka adalah bagian dari makalah yang berisi kutipan atau referensi dari sumber-sumber yang relevan dan terpercaya, yang digunakan untuk memperkuat penulisan makalah.

Cara Membuat Makalah yang Benar: Panduan Lengkap untuk Kawan Mastah