Cara Buat Yogurt: Panduan Lengkap untuk Kawan Mastah

Hello Kawan Mastah! Apakah kamu pernah mencoba membuat yogurt sendiri di rumah? Yogurt adalah makanan yang kaya akan nutrisi dan baik untuk sistem pencernaan kita. Namun, membeli yogurt di toko bisa cukup mahal dan seringkali mengandung bahan-bahan yang kurang sehat. Untungnya, membuat yogurt di rumah sangat mudah dan murah. Di artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap tentang cara membuat yogurt sendiri di rumah. Yuk, simak!

1. Apa itu Yogurt?

Yogurt adalah jenis makanan fermentasi yang dibuat dari susu. Proses pembuatan yogurt melibatkan bakteri baik yang disebut Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Bakteri ini mengonsumsi laktosa (gula di susu) dan menghasilkan asam laktat, yang memberi yogurt rasa asam dan tekstur kental.

Yogurt mengandung protein, kalsium, vitamin B12, dan probiotik (bakteri baik). Probiotik membantu memperbaiki kesehatan usus kita dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Apa Manfaat Yogurt?

Yogurt memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita, antara lain:

Manfaat Yogurt
Keterangan
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Probiotik dalam yogurt membantu menjaga kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.
Meningkatkan pencernaan
Yogurt mengandung bakteri baik yang membantu mencerna makanan dan menjaga keseimbangan bakteri dalam usus kita.
Meningkatkan kesehatan tulang
Yogurt mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang kita.
Membantu menurunkan berat badan
Yogurt rendah kalori dan tinggi protein, sehingga bisa membantu mengurangi rasa lapar dan membantu menurunkan berat badan.

3. Bahan-bahan untuk Membuat Yogurt

Untuk membuat yogurt di rumah, kamu hanya memerlukan beberapa bahan sederhana, yaitu:

  • 1 liter susu segar (bisa sapi atau kambing)
  • 2 sendok makan yogurt alami (tanpa pemanis atau buah)
  • Toples kaca dan tutupnya
  • Termometer makanan
  • Wadah untuk melarutkan yogurt

4. Cara Membuat Yogurt

4.1. Sterilisasi Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses pembuatan yogurt, pastikan semua alat dan bahan yang digunakan sudah steril. Hal ini untuk mencegah kontaminasi bakteri lain yang bisa mengganggu proses fermentasi. Untuk sterilisasi toples kaca dan tutupnya, kamu bisa merebusnya selama 10 menit atau memasukkannya ke dalam oven selama 15 menit dengan suhu 160 derajat Celcius. Selain itu, kamu juga perlu mencuci tangan dengan sabun dan air yang bersih sebelum memulai proses.

4.2. Pemanasan Susu

Tuang susu ke dalam panci dan panaskan dengan api kecil sampai suhu mencapai 82-85 derajat Celcius. Suhu ini penting untuk membunuh bakteri lain yang ada di dalam susu dan untuk membuat yogurt menjadi lebih kental. Setelah mencapai suhu tersebut, matikan api dan biarkan susu mendingin sampai suhu mencapai 37-44 derajat Celcius.

4.3. Melarutkan Yogurt

Masukkan 2 sendok makan yogurt alami ke dalam wadah dan campurkan dengan sedikit susu hangat. Aduk rata hingga yogurt larut dan tidak ada gumpalan.

4.4. Menggabungkan Susu dan Yogurt

Tuang sedikit susu yang sudah dipanaskan ke dalam wadah dengan yogurt yang sudah larut. Aduk rata dan pastikan tidak ada gumpalan. Setelah itu, tuangkan campuran yogurt ke dalam panci yang berisi susu. Aduk perlahan hingga susu dan yogurt tercampur rata.

4.5. Membuat Yogurt dalam Toples

Tuang campuran susu dan yogurt ke dalam toples yang sudah disterilisasi. Tutup toples dengan rapat dan letakkan dalam wadah yang berisi air hangat (suhu sekitar 40-45 derajat Celcius). Proses fermentasi akan memakan waktu sekitar 6-12 jam tergantung suhu dan konsistensi yang diinginkan. Untuk konsistensi yang lebih kental, biarkan fermentasi selama 12-24 jam.

4.6. Menyimpan Yogurt

Setelah proses fermentasi selesai, simpan toples dalam lemari es selama beberapa jam untuk membuat yogurt menjadi lebih dingin dan kental. Yogurt bisa disimpan dalam lemari es selama 7-10 hari.

5. FAQ tentang Cara Membuat Yogurt

5.1. Bisa Pakai Susu Kondensat atau Susu Bubuk?

Tidak disarankan menggunakan susu kondensat atau susu bubuk karena mengandung gula dan bahan lainnya yang bisa mengubah konsistensi dan rasa yogurt. Lebih baik menggunakan susu segar dari sapi atau kambing.

5.2. Bagaimana Jika Yogurt Tidak Kental?

Jika yogurt tidak kental, mungkin suhu atau waktu fermentasi tidak cukup lama. Cobalah menambahkan waktu fermentasi atau menaikkan suhu sedikit agar yogurt menjadi lebih kental. Selain itu, pastikan toples tidak terbuka selama proses fermentasi karena udara bisa mengganggu pertumbuhan bakteri.

5.3. Bisakah Yogurt Dibuat Tanpa Yogurt Starter?

Tidak disarankan membuat yogurt tanpa yogurt starter karena bakteri yang diperlukan untuk fermentasi hanya ada dalam yogurt alami. Cobalah mencari yogurt alami yang tidak mengandung pemanis atau buah di toko atau membuat yogurt alami sendiri dengan cara yang sama seperti di atas.

5.4. Apakah Yogurt Bisa Dibuat Tanpa Susu?

Yogurt sebenarnya hanya bisa dibuat dari susu, tapi kamu bisa mencoba membuat yogurt alternatif dari kedelai atau kacang-kacangan yang diolah menjadi susu nabati.

5.5. Apa Perbedaan Antara Yogurt dan Kefir?

Yogurt dan kefir sama-sama makanan fermentasi yang dibuat dari susu, tapi kefir menggunakan jenis bakteri dan ragi yang berbeda dan biasanya memiliki rasa dan tekstur yang lebih asam dan cair dibanding yogurt. Kefir juga mengandung lebih banyak ragi dan bakteri baik dibanding yogurt.

Itulah panduan lengkap tentang cara membuat yogurt sendiri di rumah, Kawan Mastah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin memulai menciptakan makanan sehat dan lezat. Selamat mencoba!

Cara Buat Yogurt: Panduan Lengkap untuk Kawan Mastah