Perselisihan Antara Orang Tua Dan Anak – Parenting Anak

Masalah Orang Tua Dan Anak

Perselisihan Antara Orang Tua Dan Anak – Terkadang dalam hidup, apa yang kita dapat, apa yang kita miliki tidak sesuai dengan kehendak dan rencana kita, dan kita lebih banyak mengeluh serta menyalahkan orang lain, terutama orang tua kita, tetapi kita tidak menyadari bahwa apa yang orang tua kita lakukan adalah semuanya untuk kebaikan kita.

Simak Percakapan Perselisihan Antara Orang Tua dan Anak, ada dimanakah posisi anda saat ini? sebagai Orang Tua atau sebagai Anak ?

 

MASALAH ORANG TUA DAN ANAK

 

Orang Tua: Mengapa kalian tidak bisa seperti anak- anak yang lain, kalian tidak pernah mendengarkan kami?

Anak-Anak: Itu adalah karena kesenjangan generasi yang jauh antara kita.

Orang Tua: kesenjangan generasi? Apa itu? Jika kami memberikan segalanya, sesuai keinginan kalian, kesenjangan akan terhapus?

Anak-Anak: Mungkin …

Orang Tua: Pada waktu kalian datang ke dalam hidup kami, kami menjadi orang tua. Kami terus belajar bagaimana “mengasuh”, kami mencoba dan terkadang ada kesalahan.

Sebagai orang tua kami juga tumbuh dengan kalian, sehingga terkadang kami bisa membuat banyak kesalahan, dan kami berharap kalian bisa memahami bahwa apa pun yang kalian butuhkan, kami berusaha memberikannya, tetapi terkadang keinginan kalian tidak masuk akal bahkan lebih besar dari penghasilan kami, tapi kami masih mencoba untuk memenuhi setiap apa yang kalian inginkan, dan memberikan yang terbaik dari kemampuan kami. Jadi kesenjangan generasi hanya sebuah ilusi dan bukan realitas …

Anak-Anak: Kalian tidak pernah membiarkan kami mengikuti impian kami, semangat kami dan kalian tidak percaya bahwa kami dapat membuat keputusan kami sendiri tentang hidup kami …

Orang Tua: mimpi dan keinginan kalian terus berubah, seperti ketika kalian tumbuh dari anak kecil menjadi dewasa, sehingga kami meminta kalian menunggu untuk menyadari bahwa apa yang benar-benar kalian ingin lakukan dengan hidup kalian, dan untuk itu, kalian perlu dididik dengan cukup baik. Itulah kebutuhan dasar; kami menyediakan itu. Kami percaya dan menyayangi kalian tanpa syarat, kalian memberikan makna bagi kehidupan kita.

Alasan kami menciptakan hambatan (berupa nasehat dan larangan) untuk kalian adalah karena kami tidak pernah ingin melihat kalian sakit atau terluka karena cara hidup yang aneh-aneh. Kadang-kadang terlalu mudah menjalaninya, tapi kadang-kadang itu benar-benar sulit. Kami mempersiapkan diri kalian, sehingga kalian mampu menangani setiap situasi dengan mudah, dengan iman, etika dan kepercayaan diri.

Setelah kalian benar- benar siap, dan Ketika kalian membuat keputusan secara mandiri, kami berharap kalian dapat bertanggung jawab dan tidak menyalahkan orang lain atas keputusan kalian sendiri. Yakinlah bahwa kami akan selalu mendukung kalian tanpa syarat. Tidak peduli apapun hasilnya.

Anak-Anak: Kalian selalu membandingkan kami dengan teman-teman kita.

Orang Tua: Ya, itu kesalahan kami, karena kami selalu lupa bahwa setiap anak memiliki hak istimewa. Kadang-kadang kami mencoba untuk memperoleh impian kami melalui kalian, sehingga impian kalian sendiri tidak terpenuhi.

Saat kami masih anak-anak, orang tua kami melakukan hal yang sama. Untuk memastikan bahwa kami tidak akan terluka, dan ketika kami tumbuh dewasa dan menjadi orang tua, kami mengerti mengapa mereka melakukan itu kepada kami. Ketika nanti kalian menjadi orang tua juga, mungkin kalian akan menyadari hal yang sama. Tapi tetap saja kita mencari alibi tentang itu.

Anak-Anak: Siapa yang harus kami idolakan, ketika kalian berperilaku dengan cara yang tidak sesuai dengan perilaku orang tua sesungguhnya?

Orang Tua: Kami adalah manusia yang tidak sempurna. Kadang-kadang kami dapat berperilaku aneh, hal ini karena begitu banyak masalah yang kami hadapi sebagai orang tua, dan kami seolah-olah tidak memperhatikan kalian. Itu tidak berarti bahwa kita bisa bertengkar karena hal-hal kecil kecil dalam hidup. Ketika kita masih kecil, kita mengidolakan orang tua kita. Tapi ketika kita tumbuh dewasa, kita tidak lagi mengidolakan mereka, karena perilaku mereka yang melarang, dan terkadang memaksa.

Tetapi kita harus mengerti mengapa mereka berperilaku begitu dan mengapa mereka banyak membuat batasan dan larangan pada kita. Karena mereka mengharapkan kita untuk merawat mereka dengan cinta dan kasih sayang ketika mereka tua, bukan karena mereka ingin kompensasi atau mengharapkan balasan untuk apa yang sudah mereka lakukan pada kita. ketika mereka semakin tua, dunia mereka semakin sempit dari lingkaran sosial yang besar, mereka hanya berada di rumah. Kita, sebagai anak-anak mereka, sangat berarti bagi dunia mereka.

Tapi sebelum mereka tua, mereka harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mereka membawa kita di dunia ini, membuat seperti apa kita hari ini.

Dan satu hal yang tidak pernah bisa mengubah semuanya itu adalah kasih sayang orang tua untuk kita. Mereka tidak mungkin dapat menunjukkannya, tapi mereka mencintai kita dari lubuk hati mereka yang paling dalam. Mereka selalu berusaha untuk melakukan semua yang mereka bisa, untuk membuat hidup kita bahagia dan sukses.

 

Percakapan seperti itu mungkin tidak pernah berakhir. Tapi satu hal yang pasti adalah Introspeksi Diri – Semua Demi Kebaikan bersama. Sebagai orang tua, kita harus memberikan semua waktu untuk anak- anak kita, mendukung mereka, dan mencintai mereka tanpa syarat. Dan sebagai anak-anak, kita harus belajar bagaimana mempercayai orang tua kita untuk apapun yang mereka lakukan – itu untuk kebaikan kita sendiri.