Akar merupakan bagian penting yang menyusun pertumbuhan sebuah tumbuhan. Tumbuhan memiliki tiga jenis akar yang bisa dibedakan dengan mudah, yakni akar serabut, akar adventif dan akar tunggang. Dan pada pembahasan kali ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai apa itu akar serabut, ciri-ciri dan contoh dari akar serabut tersebut. Agar lebih mudah, berikut pembahasannya.

A. Pengertian Akar Serabut

Jenis akar yang satu ini adalah akar yang biasanya dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Alias tumbuhan yang hanya memiliki satu daun lembaga. Akar serabut ini memiliki tampilan yang lebih “ramai” jika dibandingkan dengan akar tunggang. Dimana akar jenis ini memiliki banyak akar yang panjang serta besarnya hampir sama. Jadi, ada banyak akar samping yang akan bergerombol dan berkembang untuk menghidupi tanaman monokotil tersebut.

Tetapi, ada beberapa jenis tanaman dikotil yang disinyalir memiliki akar serabut juga. Biasanya, tanaman yang memiliki jenis akar ini akan dikembangbiakkan dengan cara stek batang atau di cangkok. Namun, pada dasarnya, tanaman monokotillah yang mendominasi dan memiliki jenis akar ini.

B. Ciri-Ciri Akar Serabut

Untuk memudah pemahaman kita mengenai akar serabut ini, maka berikut beberapa ciri-ciri akar serabut yang perlu diketahui, yaitu:

  • Sesuai dengan namanya, bentuk dari akar ini akan menyerupai dari bentuk serabut.
  • Jika dibandingkan dengan jenis akar tunggang maka ukuran akar ini akan jauh lebih kecil.
  • Akar ini akan tumbuh tidak terlalu dalam ditanah, namun hanya berada beberapa jarak dari bagian pangkal batang tumbuhan.
  • Setiap sisi atau bagian dari akar serabut ini memiliki panjang dan besar yang hampir sama rata.
  • Biasanya, tumbuhan yang memiliki akar ini adalah tumbuhan monokotil alais tumbuhan yang hanya memiliki biji keping satu.
  • Akar serabut sangat mudah dicabut karena tidak menancap terlalu dalam didalam tanah.
  • Bentuk dari akar ini berupa cabang-cabang kecil yang sangat banyak.
  • Jenis tumbuhan yang memiliki jenis akar serabut ini biasanya akan mudah goyah maupun tumbang jika diterpa angin yang kencang.

C. Fungsi Akar Serabut

Walaupun bentuknya akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan akar tunggang, namun tetap saja fungsinya sama seperti fungsi akar pada umumnya. Akar serabut berfungsi sebagai penyokong tumbuhnya tanaman. Akar ini juga memiliki fungsi untuk bisa membuat tanaman mendapatkan zat-zat mineral maupun air agar pertumbuhan tanaman bisa maksimal. Akar serabut ini juga bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni:

1. Benang

Biasnya, jenis benang ini dimiliki oleh tumbuhan yang bagian batang atau tubuhnya tidak terlalu besar. Sehingga akar serabut yang dimilikinya juga terlihat lebih kecil dan lebih halus layaknya benang yang berserabutan.

2. Tambang

Ini adalah jenis akar serabut yang dimiliki oleh tumbuhan dengan tubuh atau bagian batang yang keras dan besar. Sehingga jenis akar serabut yang dimilikinya juga tergolong kuat, besar dan kokoh layaknya sebuah tali tambang.

D. Contoh Tanaman Akar Serabut

Seperti yang kita jelaskan diawal pembahasan tadi, akar-akar serabut ini pada umumnya dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Namun, berikut beberapa contoh tumbuhan yang memiliki akar serabut, yaitu:

  • Carica papaya atau Tumbuhan Pepaya
  • Saccharum officinale atau Tebu
  • Oryza sativa alias Padi
  • Zea mays anma latin untuk Jagung
  • Cocos nucifera atau Pohon Kelapa
  • Musa paradisiaca atau Pisang

Demikianlah pembahasan terkait pengertian akar serabut, ciri-ciri, fungsi beserta contoh tanaman yang memiliki jenis akar serabut ini.