Pendahuluan
Selamat datang, Kawan Mastah! Saat ini, kebutuhan akan desain visual yang menarik semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh kemunculan berbagai platform digital yang mendorong kita untuk mempublikasikan konten berkualitas dan menarik. Canva selama ini menjadi salah satu aplikasi desain yang paling populer dan banyak digunakan oleh para pelaku bisnis, influencer, hingga mahasiswa. Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak alternatif desain selain Canva yang mungkin belum kamu ketahui? Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail berbagai platform desain gratis dan berbayar selain Canva yang bisa kamu coba. Yuk, simak artikel ini sampai selesai!
Untuk memudahkan pemahaman, artikel ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Bagian pertama akan membahas kelebihan dan kekurangan desain selain Canva secara umum. Bagian kedua akan membahas urutan berbagai platform desain alternatif yang bisa kamu gunakan. Bagian ketiga akan memberikan informasi lengkap tentang fitur dan keunggulan masing-masing platform desain. Bagian keempat akan berisi tabel perbandingan antara Canva dan platform desain lainnya. Bagian kelima akan berisi 13 FAQ yang sering ditanyakan tentang desain dan platform desain. Bagian terakhir adalah kesimpulan, di mana kami akan merangkum informasi yang telah dibahas dan memberikan rekomendasi aksi apa yang bisa kamu lakukan setelah membaca artikel ini.
Kelebihan dan Kekurangan Desain Selain Canva
Sebelum kita membahas platform desain alternatif, mari kita bahas dulu kelebihan dan kekurangan desain selain Canva secara umum.
Kelebihan Desain Selain Canva
1. Banyak Pilihan Template yang Lebih Kreatif dan Unik
Source: bing.comSalah satu kelebihan platform desain selain Canva adalah banyaknya pilihan template yang lebih kreatif dan unik. Jadi, kamu bisa menghasilkan desain visual yang lebih berbeda dan menarik.
2. Lebih Fokus pada Kebutuhan Niche Tertentu
Source: bing.comTidak seperti Canva yang merupakan platform desain yang umum digunakan untuk berbagai keperluan, platform desain alternatif lebih fokus pada kebutuhan niche tertentu. Contohnya, Adobe Illustrator lebih cocok untuk desain grafis, sedangkan Visme lebih cocok untuk presentasi bisnis.
3. Memiliki Fitur yang Lebih Lengkap dan Canggih
Source: bing.comPlatform desain alternatif biasanya memiliki fitur yang lebih lengkap dan canggih. Sehingga, kamu bisa menghasilkan desain visual yang lebih kompleks dan rumit.
4. Lebih Mudah Digunakan untuk Desain yang Sederhana
Source: bing.comMeski fiturnya lebih lengkap, tapi platform desain alternatif juga dapat lebih mudah digunakan untuk desain yang sederhana. Jadi, kamu bisa memilih platform desain yang sesuai dengan level keahlianmu.
Kekurangan Desain Selain Canva
1. Harga yang Lebih Mahal untuk Penggunaan Berbayar
Source: bing.comBeberapa platform desain alternatif mungkin memiliki harga yang lebih mahal untuk penggunaan berbayar. Jadi, kamu harus mempertimbangkan budgetmu sebelum memutuskan untuk menggunakan platform desain yang berbayar.
2. Tidak Mendukung Koneksi dengan Sosial Media
Source: bing.comBeberapa platform desain alternatif mungkin tidak mendukung koneksi dengan sosial media seperti Canva. Jadi, kamu harus upload hasil desainmu secara manual ke sosial media.
3. Memiliki Kurva Belajar yang Lebih Tinggi
Source: bing.comMeski bisa lebih mudah digunakan untuk desain yang sederhana, platform desain alternatif mungkin memiliki kurva belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan Canva. Jadi, kamu membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk menguasai platform tersebut.
4. Tidak Populer Seperti Canva
Source: bing.comBeberapa platform desain alternatif mungkin tidak populer seperti Canva. Jadi, kamu membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari-cari informasi dan tutorial tentang platform desain tersebut.
Urutan Platform Desain Alternatif
Berikut ini adalah urutan platform desain alternatif yang akan dibahas dalam artikel ini:
- Adobe Illustrator
- Adobe InDesign
- Figma
- Sketch
- Gravit Designer
- Visme
- Piktochart
- Easil
- Crello
- Stencil
- Snappa
- Design Wizard
- Placeit
- Desygner
Fitur dan Keunggulan Masing-masing Platform Desain
Setiap platform desain alternatif memiliki fitur dan keunggulan yang berbeda-beda. Berikut ini adalah informasi lengkap tentang setiap platform desain alternatif:
1. Adobe Illustrator
| Keunggulan Adobe Illustrator |
Kekurangan Adobe Illustrator |
- Banyak fitur vector editing
- Bisa membuat grafis dalam ukuran besar tanpa kehilangan kualitas
- Dapat digunakan untuk membuat ilustrasi, logo, dan desain tipografi
|
- Sangat sulit untuk dipelajari bagi pemula
- Harga berlangganan yang mahal
- Memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi
|
2. Adobe InDesign
| Keunggulan Adobe InDesign |
Kekurangan Adobe InDesign |
- Cocok digunakan untuk membuat brosur, majalah, dan buku
- Banyak template layout yang tersedia
- Cocok digunakan untuk desain yang kompleks seperti membuat tabel dan grafik
|
- Sangat sulit untuk dipelajari bagi pemula
- Harga berlangganan yang mahal
- Memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi
|
3. Figma
| Keunggulan Figma |
Kekurangan Figma |
- Dapat digunakan untuk desain web dan aplikasi mobile
- Memiliki fitur kolaborasi yang baik
- Bisa melakukan live editing
|
- Masih kurang mendukung desain print
- Kurang lengkap dalam hal fitur desain grafis
- Memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi
|
4. Sketch
| Keunggulan Sketch |
Kekurangan Sketch |
- Cocok digunakan untuk desain UI/UX
- Mudah digunakan dan cepat
- Banyak extension plugin yang tersedia
|
- Kurang lengkap dalam hal fitur desain grafis
- Hanya cocok digunakan untuk desain UI/UX
- Memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi
|
5. Gravit Designer
| Keunggulan Gravit Designer |
Kekurangan Gravit Designer |
- Cocok digunakan untuk desain grafis dan UI/UX
- Memiliki fitur vector editing yang lengkap
- Gratis untuk penggunaan non-komersial
|
- Kurang mendukung untuk desain print
- Membutuhkan waktu untuk belajar menguasai platform
- Fitur premium hanya tersedia untuk berlangganan
|
6. Visme
| Keunggulan Visme |
Kekurangan Visme |
- Cocok digunakan untuk presentasi bisnis
- Banyak template yang tersedia
- Memiliki fitur analytics untuk melacak performa presentasi
|
- Fitur premium mahal
- Sangat terfokus pada presentasi—tidak cocok untuk desain grafis
- Batas jumlah slide presentasi untuk pengguna gratis
|
7. Piktochart
| Keunggulan Piktochart |
Kekurangan Piktochart |
- Cocok digunakan untuk membuat infografis
- Banyak template yang tersedia
- Memiliki fitur animasi untuk membuat infografis yang lebih menarik
|
- Fitur premium mahal
- Tidak banyak fitur desain visual lainnya selain infografis
- Batas jumlah infografis untuk pengguna gratis
|
8. Easil
| Keunggulan Easil |
Kekurangan Easil |
- Cocok digunakan untuk desain grafis dan social media
- Banyak template yang unik dan menarik
- Memiliki fitur kolaborasi yang baik
|
- Fitur premium mahal
- Membutuhkan waktu belajar menguasai platform
- Tidak mendukung koneksi dengan platform sosial media lainnya selain Facebook dan Twitter
|
9. Crello
| Keunggulan Crello |
Kekurangan Crello |
- Cocok digunakan untuk desain grafis dan social media
- Banyak pilihan template dan photo editor
- Mudah digunakan
|
- Fitur premium mahal
- Membutuhkan waktu belajar menguasai platform
- Kurang mendukung desain yang kompleks
|
10. Stencil
| Keunggulan Stencil |
Kekurangan Stencil |
- Cocok digunakan untuk desain grafis dan social media
- Banyak template yang tersedia
|