Cara Agar Laptop Tidak Lemot dengan Windows + R

Hello Kawan Mastah! In this journal article, we will discuss how to make your laptop run smoothly with Windows + R. We understand the frustration that comes with having a slow laptop, but fear not! By following these tips and tricks, you can optimize your laptop’s performance and enhance your overall computing experience.

1. Apa itu Windows + R?

Sebelum kita membahas lebih lanjut, mari kita bincangkan terlebih dahulu apa itu Windows + R. Windows + R merupakan cara pintas untuk memanggil jendela Run pada Windows. Jendela ini membolehkan pengguna untuk melancarkan program atau melakukan tugas tertentu dengan mudah dan cepat.

FAQ

Q: Apa saja perintah yang dapat dilakukan dengan jendela Run? A: Beberapa perintah yang dapat dilakukan dengan jendela Run antara lain:
1. Menjalankan aplikasi atau program tertentu. 1. Menjalankan aplikasi atau program tertentu.
2. Membuka folder atau file secara cepat. 2. Membuka folder atau file secara cepat.
3. Menjalankan perintah sistem. 3. Menjalankan perintah sistem.

2. Menonaktifkan Program yang Tidak Dibutuhkan

Salah satu faktor yang dapat membuat laptop menjadi lemot adalah terlalu banyaknya program yang berjalan di latar belakang. Oleh karena itu, sebaiknya kita menonaktifkan program yang tidak diperlukan agar dapat mengurangi beban pada RAM dan CPU.

Untuk menonaktifkan program tersebut, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Klik tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

Langkah 2:

Ketik “msconfig” pada kolom yang tersedia dan klik tombol “OK”.

Langkah 3:

Pilih tab “Startup” pada jendela System Configuration.

Langkah 4:

Klik “Open Task Manager”.

Langkah 5:

Pilih program yang tidak diperlukan dan klik “Disable”.

3. Membersihkan Disk

Selain menonaktifkan program yang tidak diperlukan, kita juga perlu membersihkan disk secara berkala. Ketika suatu file dihapus, sebenarnya file tersebut tidak sepenuhnya hilang. Bagian dari file tersebut masih tersimpan pada hard disk dan dapat memperlambat kinerja laptop.

Untuk membersihkan disk, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Klik tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

Langkah 2:

Ketik “cleanmgr” pada kolom yang tersedia dan klik tombol “OK”.

Langkah 3:

Pilih drive yang ingin dibersihkan dan klik “OK”.

Langkah 4:

Tunggu beberapa saat hingga proses selesai.

4. Mengoptimalkan Pengaturan Energi

Pengaturan energi yang salah dapat membuat laptop menjadi lemot. Untuk menghindari hal tersebut, kita perlu mengoptimalkan pengaturan energi pada laptop.

Untuk mengoptimalkan pengaturan energi, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Klik tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

Langkah 2:

Ketik “powercfg.cpl” pada kolom yang tersedia dan klik tombol “OK”.

Langkah 3:

Pilih opsi “High Performance” untuk memaksimalkan kinerja laptop.

Langkah 4:

Jika ingin mengoptimalkan pengaturan secara manual, klik “Change plan settings” dan lakukan pengaturan sesuai kebutuhan.

5. Menghapus File yang Tidak Diperlukan

Seperti layaknya membersihkan disk, menghapus file yang tidak diperlukan juga dapat membantu meningkatkan kinerja laptop.

Untuk menghapus file yang tidak diperlukan, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka File Explorer.

Langkah 2:

Pilih drive yang ingin dibersihkan dan klik kanan.

Langkah 3:

Pilih opsi “Properties” dan klik “Disk Cleanup” pada tab “General”.

Langkah 4:

Cek opsi “Temporary files” dan opsi lainnya sesuai kebutuhan. Klik “OK” untuk menghapus file yang tidak diperlukan.

6. Mengurangi Efek Visual

Efek visual pada Windows dapat membuat laptop menjadi lemot. Untuk mengurangi efek visual tersebut, kita perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Klik tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

Langkah 2:

Ketik “sysdm.cpl” pada kolom yang tersedia dan klik tombol “OK”.

Langkah 3:

Pilih tab “Advanced” dan klik “Settings” pada bagian “Performance”.

Langkah 4:

Pilih opsi “Adjust for best performance” untuk mengurangi efek visual secara keseluruhan.

Langkah 5:

Jika ingin mengurangi efek visual secara manual, pilih opsi “Custom” dan lakukan pengaturan sesuai kebutuhan.

7. Menonaktifkan Animasi

Animasi pada Windows dapat memperlambat kinerja laptop. Untuk menonaktifkan animasi tersebut, kita perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Klik tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

Langkah 2:

Ketik “sysdm.cpl” pada kolom yang tersedia dan klik tombol “OK”.

Langkah 3:

Pilih tab “Advanced” dan klik “Settings” pada bagian “Performance”.

Langkah 4:

Pilih opsi “Custom” dan uncheck opsi “Animate controls and elements inside windows” serta opsi “Animate windows when minimizing and maximizing”.

8. Menghapus Virus atau Malware

Virus atau malware dapat membuat laptop menjadi lemot dan bahkan merusak sistem operasi. Oleh karena itu, kita perlu menghapus virus atau malware tersebut.

Untuk menghapus virus atau malware, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Instal program antivirus terpercaya.

Langkah 2:

Lakukan pemindaian pada seluruh drive di laptop.

Langkah 3:

Ikuti instruksi dari program antivirus untuk menghapus virus atau malware yang ditemukan.

9. Menambah RAM

Jika laptop masih lemot setelah dilakukan berbagai optimasi, mungkin karena RAM yang terlalu kecil. Untuk meningkatkan kinerja laptop, kita dapat menambah RAM dengan cara berikut:

Langkah 1:

Periksa spesifikasi laptop untuk mengetahui jenis dan kapasitas RAM yang diperlukan.

Langkah 2:

Beli RAM yang sesuai dengan spesifikasi laptop.

Langkah 3:

Buka casing laptop dan pasang RAM baru pada slot yang tersedia.

10. Memperbarui Driver

Driver yang tidak terbarui dapat menyebabkan laptop menjadi lemot atau bahkan mengalami kesalahan sistem. Oleh karena itu, kita perlu memperbarui driver secara berkala.

Untuk memperbarui driver, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka “Device Manager”.

Langkah 2:

Pilih perangkat yang ingin diperbarui driver-nya.

Langkah 3:

Klik kanan dan pilih opsi “Update Driver”.

Langkah 4:

Pilih opsi “Search automatically for updated driver software” untuk memperbarui driver secara otomatis.

Langkah 5:

Jika ingin memperbarui driver secara manual, pilih opsi “Browse my computer for driver software” dan ikuti instruksi selanjutnya.

11. Membersihkan Registry

Registry yang kotor atau rusak dapat memperlambat kinerja laptop. Untuk membersihkan registry, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Instal program pembersih registry terpercaya.

Langkah 2:

Buka program tersebut dan lakukan pemindaian pada registry.

Langkah 3:

Ikuti instruksi dari program tersebut untuk membersihkan registry.

12. Menonaktifkan Animasi pada Browser

Animasi pada browser juga dapat membuat laptop menjadi lemot. Untuk menonaktifkan animasi tersebut, kita perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka browser.

Langkah 2:

Pilih opsi “Settings” atau “Options”.

Langkah 3:

Cari opsi “Enable hardware acceleration” dan uncheck opsi tersebut.

13. Menyimpan Data di Cloud

Menyimpan file atau data di cloud dapat membantu mengurangi beban pada hard disk dan mempercepat kinerja laptop. Beberapa layanan cloud yang dapat digunakan antara lain Google Drive, Dropbox, dan OneDrive.

14. Menonaktifkan Antivirus yang Tidak Diperlukan

Terlalu banyak program antivirus yang berjalan di latar belakang dapat membuat laptop menjadi lemot. Oleh karena itu, kita perlu menonaktifkan program antivirus yang tidak diperlukan.

Untuk menonaktifkan program antivirus, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka program antivirus.

Langkah 2:

Cari opsi “Disable” atau “Turn off” dan klik.

Langkah 3:

Tunggu beberapa saat hingga program antivirus dinonaktifkan.

15. Menghapus Program yang Tidak Dibutuhkan

Program yang tidak diperlukan dapat memperlambat kinerja laptop dan menempati ruang hard disk yang berharga. Oleh karena itu, kita perlu menghapus program yang tidak diperlukan.

Untuk menghapus program, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Klik tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.

Langkah 2:

Ketik “appwiz.cpl” pada kolom yang tersedia dan klik tombol “OK”.

Langkah 3:

Pilih program yang tidak diperlukan dan klik tombol “Uninstall”.

Langkah 4:

Ikuti instruksi selanjutnya untuk menghapus program tersebut.

16. Memblokir Program dari Internet

Program yang terhubung dengan internet secara terus-menerus dapat memperlambat kinerja laptop. Oleh karena itu, kita perlu memblokir program tersebut dari koneksi internet.

Untuk memblokir program dari internet, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka Windows Firewall.

Langkah 2:

Pilih opsi “Advanced settings”.

Langkah 3:

Pilih opsi “Outbound Rules” pada panel sebelah kiri.

Langkah 4:

Klik kanan dan pilih opsi “New Rule”.

Langkah 5:

Pilih opsi “Program” dan klik “Next”.

Langkah 6:

Cari program yang ingin diblokir dan klik “Next”.

Langkah 7:

Pilih opsi “Block the connection” dan klik “Next”.

Langkah 8:

Pilih opsi “Domain”, “Private”, atau “Public” dan klik “Next”.

Langkah 9:

Beri nama pada aturan yang baru dibuat dan klik “Finish”.

17. Menonaktifkan Update Otomatis

Update otomatis dapat memakan bandwith internet dan memperlambat kinerja laptop. Oleh karena itu, kita perlu menonaktifkan update otomatis tersebut.

Untuk menonaktifkan update otomatis, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka “Settings”.

Langkah 2:

Pilih opsi “Update & Security”.

Langkah 3:

Pilih opsi “Windows Update”.

Langkah 4:

Klik “Advanced Options”.

Langkah 5:

Pilih opsi “Notify to schedule restart” pada bagian “Choose how updates are installed”.

18. Mengoptimalkan Google Chrome

Google Chrome dapat memakan banyak memori dan memperlambat kinerja laptop. Untuk mengoptimalkan Google Chrome, kita perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1:

Buka Google Chrome.

Langkah 2:

Ketik “chrome://flags” pada kolom URL dan tekan Enter.

Langkah 3:

Cari opsi “Hardware-accelerated video decode” dan pilih opsi “Enabled”.

Langkah 4:

C

Cara Agar Laptop Tidak Lemot dengan Windows + R

https://youtube.com/watch?v=AWKxHU6AKS8